REGULASI DAN STRATEGI KEBIJAKAN PENGELOLAAN DANA BERGULIR

Analisis Problematika dalam Implementasinya di Kabupaten Bangka Tengah

  • Wirazilmustaan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung
  • Rahmat Robuwan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

Abstract

Demokrasi ekonomi sebagai pilar ekonomi Indonesia tercantum di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sangat relevan dengan sistem ekonomi Pancasila. Oleh karena itu negara memiliki peran aktif dalam membangun sinergi perekonomian nasional berbasis kerakyatan yang terhimpun dalam nuansa nasionalisme. Desentralisasi yang kini diterapkan secara kuat pasca reformasi 1998 memberikan angin segar dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Pemerintahan daerah menjadi hirarkisitas kekuasaan yang diterjalin hingga tingkat daerah. Sejak diterapkannya asas desentralisasi dalam kebijakan otonomi daerah, banyak pihak yang menyambut dengan antusias karena desentralisasi berarti kebijakan penuh ada pada daerah masing-masing. Sehingga dengan begitu diharapkan pemerintah daerah akan lebih dekat kepada masyarakat lokal, memahami kebutuhan rakyat kecil, serta terwujudnya pelayanan publik yang lebih ramah dan tanggap terhadap rakyat kecil. Pembangunan ekonomi Indonesia yang merajut ekonomi rakyat salah satu impelementasinya ialah Program Dana Bergulir. Program ini tidak hanya menjadi manifesto pemerintahan pusat, namun penerapannya hingga tingkat daerah. Hal ini senada dengan prinsip desentralisasi Indonesia. Salah satu pemerintahan daerah yang telah menerapkan dana bergulir ialah Pemerintahan Daerah Kabupaten Bangka Tengah sejak tahun 2011 dengan landasan hukum yakni Peraturan Daerah. Program pengelolaan dana bergulir di Kabupetan Bangka Tengah memiliki problema. Khususnya mengenai pengaturan regulasi yang menjadi landasan hukum. Sehingga diperlukan revisi terhadap Peraturan Daerah mengenai pengelolaan dana bergulir. Pelaksanaan Program Dana Bergulir sebagai program dalam membangun kemajuan Koperasi dan UMKM di Bangka Tengah adalah sebuah terobosan yang efektif. Namun hingga saat ini dana bergulir hanya diberikan kepada UMKM sedangkan Koperasi di Kabupaten Bangka Tengah belum bisa untuk menggunakan dana bergulir untuk peningkatan kapasitasnya kegiatan usahanya.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-06-20
Section
Articles